
Awali tahun baru dengan resolusi abadi untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Berikut 10 tips kesehatan praktis untuk membantu Anda memulai hidup sehat di tahun 2025.
1. Konsumsi Makanan Sehat
Makanlah kombinasi makanan yang berbeda, termasuk buah, sayuran, polong-polongan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Orang dewasa harus makan setidaknya lima porsi (400g) buah dan sayuran per hari. Anda dapat meningkatkan asupan buah dan sayuran dengan selalu memasukkan sayuran ke dalam makanan Anda; makan buah dan sayur segar sebagai camilan; makan berbagai macam buah dan sayuran; dan memakannya pada musimnya.
Dengan mengonsumsi makanan sehat, Anda akan mengurangi risiko malnutrisi dan penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, dan kanker.
2. Kurangi konsumsi garam dan gula
Kurangi asupan garam Anda menjadi 5g per hari, setara dengan sekitar satu sendok teh. Hal ini lebih mudah dilakukan dengan membatasi jumlah garam, kecap, kecap ikan, dan bumbu tinggi sodium lainnya saat menyiapkan makanan; menghilangkan garam, bumbu dan bumbu dari meja makan Anda; menghindari camilan asin; dan memilih produk rendah sodium.
Di sisi lain, mengonsumsi gula dalam jumlah berlebihan meningkatkan risiko kerusakan gigi dan penambahan berat badan yang tidak sehat. Baik pada orang dewasa maupun anak-anak, asupan gula gratis harus dikurangi. WHO merekomendasikan konsumsi kurang dari 5% total asupan energi untuk mendapatkan manfaat kesehatan tambahan. Anda dapat mengurangi asupan gula dengan membatasi konsumsi camilan manis, permen, dan minuman manis.
3. Kurangi asupan gula lemak yang berbahaya
Lemak yang dikonsumsi sebaiknya kurang dari 30% dari total asupan energi Anda. Hal ini akan membantu mencegah penambahan berat badan yang tidak sehat dan penyakit tidak menular. Ada berbagai jenis lemak, namun lemak tak jenuh lebih disukai daripada lemak jenuh dan lemak trans. WHO merekomendasikan pengurangan lemak jenuh hingga kurang dari 10% total asupan energi; mengurangi lemak trans hingga kurang dari 1% dari total asupan energi; dan mengganti lemak jenuh dan lemak trans dengan lemak tak jenuh.
Jangan lewatkan: Hubungan Kolesterol, Gula Darah dan Penyakit Jantung
Lemak tak jenuh yang lebih disukai ditemukan pada ikan, alpukat, dan kacang-kacangan, serta pada bunga matahari, kedelai, kanola, dan minyak zaitun; lemak jenuh ditemukan dalam daging berlemak, mentega, minyak sawit dan kelapa, krim, keju, ghee dan lemak babi; dan lemak trans ditemukan dalam makanan yang dipanggang dan digoreng, serta makanan ringan dan makanan yang dikemas sebelumnya, seperti pizza beku, kue kering, biskuit, serta minyak goreng dan olesan.
4. Jangan Merokok
Merokok tembakau menyebabkan penyakit tidak menular seperti penyakit paru-paru, jantung, dan stroke. Tembakau tidak hanya membunuh perokok langsung, tetapi juga orang yang bukan perokok melalui paparan langsung terhadap tembakau.
Jika saat ini Anda seorang perokok, belum terlambat untuk berhenti. Setelah Anda melakukannya, Anda akan merasakan manfaat kesehatan langsung dan jangka panjang. Jika Anda bukan seorang perokok, itu bagus! Jangan mulai merokok dan perjuangkan hak Anda untuk menghirup udara bebas asap rokok.
5. Jadilah aktif
Aktivitas fisik didefinisikan sebagai setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang memerlukan pengeluaran energi. Ini termasuk olahraga dan aktivitas yang dilakukan saat bekerja, bermain, melakukan pekerjaan rumah tangga, bepergian, dan melakukan kegiatan rekreasi. Jumlah aktivitas fisik yang Anda perlukan bergantung pada kelompok usia Anda, namun orang dewasa berusia 18-64 tahun harus melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150 menit sepanjang minggu. Tingkatkan aktivitas fisik intensitas sedang hingga 300 menit per minggu untuk mendapatkan manfaat kesehatan tambahan.
6. Cek Gula Darah secara Teratur
Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, disebut sebagai “silent killer”. Sebab, banyak penderita hipertensi yang tidak menyadari penyakitnya karena tidak menunjukkan gejala apa pun. Jika tidak dikendalikan, hipertensi dapat memicu penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Periksakan tekanan darah Anda secara rutin ke petugas kesehatan agar mengetahui angkanya. Jika tekanan darah Anda tinggi, dapatkan saran dari petugas kesehatan. Hal ini penting dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Baca juga: Mengapa Diabetes Gak Sembuh-sembuh?
7. Patuhi peraturan lalu lintas
Kecelakaan lalu lintas merenggut lebih dari satu juta nyawa di seluruh dunia dan jutaan lainnya terluka. Cedera akibat kecelakaan lalu lintas dapat dicegah melalui berbagai tindakan yang diterapkan oleh pemerintah seperti peraturan dan penegakan hukum yang kuat, infrastruktur dan standar kendaraan yang lebih aman, serta peningkatan perawatan pasca kecelakaan. Anda sendiri juga dapat mencegah kecelakaan di jalan dengan memastikan bahwa Anda mematuhi peraturan lalu lintas seperti menggunakan sabuk pengaman untuk orang dewasa dan pengaman anak untuk anak-anak Anda, memakai helm saat mengendarai sepeda motor atau sepeda, tidak minum alkohol dan mengemudi, serta tidak menggunakan ponsel saat mengemudi.
8. Minum antibiotik hanya sesuai resep
Resistensi antibiotik adalah salah satu ancaman kesehatan masyarakat terbesar di generasi kita. Ketika antibiotik kehilangan kekuatannya, infeksi bakteri menjadi lebih sulit diobati, sehingga menyebabkan biaya pengobatan yang lebih tinggi, lamanya rawat inap di rumah sakit, dan peningkatan angka kematian. Antibiotik kehilangan kekuatannya karena penyalahgunaan dan penggunaan berlebihan pada manusia dan hewan. Pastikan Anda hanya mengonsumsi antibiotik jika diresepkan oleh ahli kesehatan yang berkualifikasi. Dan setelah diresepkan, selesaikan hari perawatan sesuai instruksi. Jangan pernah berbagi antibiotik.
9. Bersihkan tangan dengan benar
Kebersihan tangan sangat penting tidak hanya bagi petugas kesehatan tetapi juga bagi semua orang. Tangan yang bersih dapat mencegah penyebaran penyakit menular. Anda sebaiknya mencuci tangan menggunakan sabun dan air saat tangan Anda terlihat kotor atau menggosok tangan menggunakan produk berbahan alkohol.
10. Lakukan pemeriksaan rutin
Pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan masalah kesehatan sebelum dimulai. Profesional kesehatan dapat membantu menemukan dan mendiagnosis masalah kesehatan sejak dini, ketika peluang Anda untuk mendapatkan pengobatan dan penyembuhan lebih baik. Kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mengetahui layanan kesehatan, pemeriksaan dan pengobatan yang dapat Anda akses.
Salam sehat keluarga Indonesia.